Di dalam perkuliahan, jurusan apapun, terdapat mata kuliah etika profesi. Nah, begitu pula dengan saya, kuliah di jurusan sistem informasi, saya juga mendapatkan mata kuiah serupa, Etika Profesi. Pertanyaannya sekarang, apakah etika profesi perlu? Jawabannya tentu perlu (kalau ngga gitu ngapain juga ada kuliahnya :D).
Bagi para pembaca, coba buka link berikut ini:
http://johansetiawan.net/blog/personal/i-got-d-on-business-english-i/
Terdapat komentar-komentar memalukan yang ditulis di sini, tanpa menyebutkan nama. Saya tidak bermaksud ikut campur, tetapi saya hanya menyoroti mental dari penulis tak bernama tersebut. Silahkan para pembaca menilai sendiri.
Berbicara tentang Blog, saya benar-benar merasa ingin sekali sharing dengan para pembaca sekalian. Blog, biasa digunakan oleh seseorang untuk menyampaikan kesehariannya, opininya, pandangan, ide-ide, pemikiran, dan lain sebagainya. Blog, sebenarnya menurut saya, adalah sesuatu yang dapat membantu kita memperluas gaya pikir kita.
Akhir-akhir ini, kalau saya amati, semakin banyak saja orang-orang yang memiliki blog, dan mereka menjadikan blog-nya sebagai tempat sharing dengan orang lain. Tidak peduli cowok, atau pun cewek, sekarang ini perkembangan blog terlihat semakin marak.
Saya mau mengangkat sebuah topik nih, mengenai pembelajaran sehari-hari. Kalau kita di sekolah, di kampus, atau di mana sajalah, mendapatkan buku literatur atau pedoman yang bebahasa inggris, apa sikap kita?
Misalnya, seperti yang saya alami, ketika SMA, apalagi kuliah, semakin banyak literatur yang berbahasa Inggris, atau artikel yang harus dicari di internet, umumnya semuanya berbahasa Inggris. Nah, kalo seperti itu, sikap kita bagaimana?
Saya menjadi agak bingung akhir-akhir ini… Belajar di kampus jadi begitu aneh dan membosankan. Saya ingin bertanya kepada para pembaca, sebenarnya cara belajar yang paling baik itu bagaimana ya? Apakah saya harus belajar mati-matian, santai saja, belajar semua yang ada di buku-buku sampai hafal, atau ada cara lain.


