Tim Samba Brazil, kembali menjadi juara pada ajang paling bergengsi di Amerika Latin ini. Brazil bahkan mampu menekuk seteru abadinya dengan skor telak, 3-0, di pertandingan final Copa America 2007 kemarin. Kejuaraan kali ini diselenggarakan di Venezuela, mulai 26 Juni hingga 15 Juli 2007. Juara kompetisi ini, yakni Brazil, berhak mewakili Amerika Latin dalam Piala Konfederasi 2009, di Afrika Selatan.
Pada babak penyisihan grup, tentu semua mata terhenyak saat Brazil, sang juara bertahan, digilas oleh Meksiko dengan skor 0-2. Sementara itu, sang rival, Argentina, membantai timnas Amerika Serikat dengan skor menakjubkan 4-1. Tetapi, kehebatan Brazil mulai tampak pada pertandingan kedua, di mana mereka berhasil meremukkan Chile 3-0, dan striker Real Madrid, Robinho, menjadi bintang dengan torehan hat-trick. Tak mau kalah dengan Brazil, Argentina pun memetik kemenangan besar lagi, 4-2, atas Kolombia.
Pertemuan kedua Brazil vs Chile berlangsung di perempat final. Dan lagi-lagi, Brazil mampu menang, bahkan dengan skor 2 kali lebih heboh, 6-1. Argentina juga menang telak atas Peru, 4-0. Di Copa America 2007 ini, total gol sangat fantastis, bahkan tim kejutan, Meksiko, meremukkan Paraguay dengan skor 6-0 di perempat final. Meksiko boleh berhasil membekuk sang juara bertahan dan bermain fantastis, tapi kegemilangan mereka berakhir di tangan Argentina. Meksiko dipecundangi 0-3 oleh tim Tango Argentina di semifinal.
Brazil tampil meragukan di semifinal. Imbang 2-2 melawan Uruguay dan menang tipis melalui drama adu penalti. Bahkan, pelatih Argentina sempat berkoar-koar, kalau Argentina lah yang pantas juara. Kemenangan telak dan permainan yang atraktif menjadi alasan pelatih tim Tango tersebut, bahkan ia berani mengkritik bahwa Brazil bermain jelek dan membosankan. Tapi pada akhirnya, Argentina juga keok di tangan Brazil, bukan 0-1, melainkan 0-3.
Tim Samba kembali menjadi juara, dan Argentina semakin memperpanjang rekor puasa gelar mereka. Bagaimanapun, tampaknya Brazil masih menjadi “raja” di zona Amerika Latin. Selain menjadi juara, Brazil juga menyabet gelar top skor melalui bomber mungil, Robinho, yang menorehkan 6 gol, disusul oleh bintang Argentina Juan Roman Riquelme dengan 5 gol, dan pemain Meksiko, Nery Castillo dengan 4 gol.


