Back Alive Again Interpelasi Iran, Demi Siapa?
Jun 05

Well, sejak Mei kemarin, ITC selalu digegerkan oleh kejadian-kejadian tragis yang tidak disangka-sangka. Baik ITC di Jakarta, maupun di Surabaya. Dimulai tanggal 17 Mei 2007 lalu, di ITC Permata Hijau Jakarta. Hari Kamis kelabu itu, sebuah mobil Jazz hitam meluncur dari lantai 7 parkiran ITC hingga hancur tak berbentuk. Ketiga penumpang Jazz semuanya tewas, mereka adalah Topan Rusli, Trisna Triyana, dan Samuel. Antara kesalahan pengemudi yang baru belajar sudah berani mencoba ‘tantangan’ di parkiran atau kesalahan ITC yang tembok parkirannya dianggap rapuh, well, that’s tragedy… (Selengkapnya di sini)


Selanjutnya di ITC Surabaya, hari Minggu 3 Juni 2007 kemarin ini, seorang bocah 6 tahun bernama Livya Mudita Dewi terlepas dari pengawasan orang tuanya, memanjat pagar pembatas dekat ekskalator. Nahas, kakinya tersangkut ekskalator dan tubuhnya terangkat dan sontak bocah tersebut meluncur melewati pagar pembatas dan terjatuh 4 lantai, mulai lantai 1, upper ground, ground, hingga lower ground. Jatuh dari ketinggian 13 meter tentu saja sangat sulit dibayangkan dan akhirnya sangat disesalkan, kejadian nahas ini merenggut nyawa Livya… Well, that’s scary… another tragedy… (Selengkapnya di sini)

Belum selesai rona duka di ITC, kemarin, tepatnya 4 Juni 2007, berselang sehari setelah tragedi Livya, lagi-lagi seorang yang tak diduga-duga berbuat gila dengan meloncat dari lantai teratas ITC… Seorang wanita asal Tuban bernama Munzaiyanah melompat dari Top Roof dan melalui 7 lantai, sebelum akhirnya mendarat dengan mengerikan di lantai Lower Ground, 5 meter dari posisi jatuh Livya hari sebelumnya. Another tragedy… (Selengkapnya di sini)

Dalam kurun setengah bulan, 3 tragedi, dan kebetulan semuanya di ITC. OK, sepertinya bukan salah ITC, kalau dianalisa kesalahan dan keteledoran pengunjunglah yang akhirnya membahayakan mereka sendiri. Dari kasus mobil jatuh, jelas kalau belum mahir, sangat dilarang keras masuk ke area parkir seperti itu, yang boleh dibilang membutuhkan skill mengemudi lebih dibandingkan jalanan datar yang lurus. Kasus Livya, seharusnya orang tua menjaga anaknya, apalagi masih berusia 6 tahun, kejadian ini sepertinya akan menjadi pelajaran berharga bagi semuanya. Sedangkan untuk kasus terakhir, I can’t say nothing, kita tentu ngga bisa menduga orang mana yang bakal tiba-tiba melompat, ingin bunuh diri… murni sebuah kecelakaan dan… kebetulan tragedinya di ITC lagi.

Semoga menjadi renungan dan pelajaran berharga bagi kita semua. :(

One Response to “Banjir Tragedi ITC…”

  1. iwe Says:

    ITC = Indonesia Tragedy Center

Leave a Reply