Kembali dengan komplain-komplain yang keliatannya semakin hari semakin seru dan semakin memanas, huehehe. Yap, that’s my campus, full of controversy.
Saya masih ingat ketika pertama kali ada presentasi STIKOM di SMA saya dulu. Kampus ini tampaknya begitu banyak layanan istimewa, oleh karena itu saya memilih STIKOM. Pada kesempatan ini saya mau menggaris bawahi pernyataan STIKOM waktu mengiklankan diri dulu, “Di kampus ini kalian bisa memilih jadwal sendiri, secara bebas, sesuai dengan keinginan kalian, jadi kalian bisa menyesuaikan dengan waktu yang kalian miliki” — kurang lebih demikian.
Memang benar untuk semester satu dan dua saya masih enjoy, saya mendapat jadwal yang menyenangkan, kuliah berjalan berurutan. Tetapi semester tiga, mendadak sistem pemilihan jadwal praktikum dihapuskan secara langsung, dan ditentukan oleh pihak kampus. Bagus sekali, di sinilah kampus mulai menyiksa mahasiswanya.
Saya ada jadwal kuiah hari Senin pada pukul 2 siang, tetapi ada sebuah praktikum yang membuat saya shock, yaitu jam 7 pagi, lalu sehabis praktikum, saya harus menunggu 5 jam untuk mengikuti kuliah, ini hal gila menurut saya. Bayangkan mahasiswa yang rumahnya jauh, apakah waktu mereka tidak berharga? Jangan egois STIKOM!
Kemudian saya mengkomplain secara langsung pada kepala lab yang bertanggung jawab, jawabannya tidak memuaskan, kemudian saya mencoba minta kalau dicari solusi, jangan demi keuntungan kampus mahasiswa dirugikan, setidaknya carilah solusi yang keduanya tidak dirugikan. Komplain kedua saya tulis lewat email, hebatnya sekarang malah tidak digubris sama sekali. Entah apa yang ada di pikiran pengurus tersebut, sangat tidak masuk akal kalau mereka bilang aspirasi mahasiswa akan ditampung dan dipikirkan dalam rapat, sementara kenyataannya kampus sangat diktator, aspirasi langsung masuk ke tong sampah. Jangan-jangan email komplain saya tadi dianggap “SPAM”, hehehehe. Sangat menggelikan.
Buruknya, sekarang pada semester 4, bukannya semakin membaik, atau ada upaya untuk sedikit menghargai mahasiswanya, tetapi yang saya dapati adalah situasi yang semakin menggila. Kuliah saya hari Jumat hanya pukul 7 hingga pukul 10 siang. Kemudian tiba-tiba pihak kampus memberi saya jadwal praktikum pukul 7 malam… this is suck. Berarti saya harus bolak balik dua kali, siapa mau tunggu di kampus tanpa isi seperti itu? Lain cerita kalau kampus ini memiliki fasilitas yang keren dan memadai, sehingga menunggu tidaklah membosankan. Saya bahkan punya teman yang rumahnya di Sidoarjo, lalu bagaimana dia harus menanggung biaya transportasi. Untuk sekian kalinya saya bilang: “Jangan egois STIKOM”. Mahasiswa jangan diperlakukan semena-mena.
Ya demikian uneg-uneg saya, saya tidak yakin ini adalah komplain terakhir saya.
Kenapa saya tulis di blog ini? Karena menurut saya ‘ketidak pedulian’ kampus benar-benar sudah di luar batas, kalau semua komplain dan aspirasi diacuhkan, kepada siapa kami mengadu?



March 29th, 2006 at 9:43 pm
[…] Penjadwalan praktikum Tulisan ini dibuat untuk menanggapi keluhan rekan mahasiswa sehubungan dengan jadwal praktikum. Karena bagi saya justru menguntungkan, maka saya memberikan penjelasan panjang. Semoga bisa menjadi ajang diskusi, bukan ajang perang. […]
March 29th, 2006 at 9:55 pm
Thx atas ikut sertanya, saya senang mendengar penjelasan saudara. Peace, ga da perang
Ya, memang dilema, di satu sisi menguntungkan, di sisi lain merugikan. Nah, kalau mau ditentukan kampus, silahkan saja, tetapi tolonglah dicari jadwal yang pas, yang sesuai dengan kuliah para mahasiswa, jangan seperti yang saya alami, harus menunggu hingga 10 jam… tidak rasional.
March 29th, 2006 at 10:21 pm
#1
mungkin bagi anda yang tidak terlalu memiliki kesibukan di luar kampus dan sering telat perwalian, hal tersebut menguntungkan.
tapi bagi sebagian orang, yang memiliki jadwal padat diluar kampus, hal tersebut sangat mengganggu sekali.
Ya berhubung anda mengabdi pada kampus, mungkin saja berlama-lama di kampus adalah hal yang menyenangkan :), kontras dengan saya
March 31st, 2006 at 8:17 pm
Kita juga nggak bisa menghakimi kampus dengan begitu saja dong. Ruang labnya kan juga terbatas. Coba kita lihat di beberapa kampus lain, yang saya tahu kondisinya juga begitu.
Saya dulu juga pernah merasakan hal yang sama dengan anda kok
CMIIW
April 12th, 2006 at 7:49 pm
Kalau kita menganggap itu adalah musibah, disitu pasti ada hikmahnya. Setuju kan ? Saya rasa kasus yang menimpa anda juga dialami oleh beberapa mhs yang lain. Jangan demotivasi, tetap semangat. Sebaiknya gunakan waktu luang anda di kampus untuk mengikuti kegiatan organisasi atau belajar di perpus maupun di Cyti. Kalau anda gunakan waktu jedah anda di kampus, di rumah tinggal langsung istirahat. Waktu jedah akan semakin membosankan kalau tidak diisi kegiatan, jadi isilah dengan kegiatan yang berguna. Saya yakin mhs yang ditempa dengan keras dia akan menjadi lebih ulet dari yang lain, tidak cengeng, selalu bisa menghadapi masalah, selalu menang dalam persaingan. Tapi semuanya itu harus dimulai dari diri sendiri. Berani menghadapi masalah dan bisa menyelesaikan masalah tsb !
April 13th, 2006 at 4:28 pm
Ya… memang musibah… lalu apa gunanya dulu saya disodori form yang isinya pilihan kuliah pagi atau sore?
Soal demotivasi, saya rasa ngga, buktinya saya tetep dateng ke kampus koq
Apapun, ya dihadapi, mau ngga mau… that’s my campus life, huehehe…
April 14th, 2006 at 12:36 pm
uhm… saya di rumah ngga istirahat pak
dan yang paling menjengkelkan itu, kalau udah dibelani bangun pagi ngantuk2, tau2 dosennya ga masuk begitu saja…
Saya sih sangat senang sekali kalau dosen ga masuk… huehe.. tapi ya tolong kalau bisa diberitahukan dulu paling nggak 1 hari sebelumnya…
May 16th, 2006 at 8:43 pm
Sudah direply oleh kepala lab hari ini. Thanx atas perhatiannya pak!
January 6th, 2007 at 12:13 am
Huahuahuua…duh…sabarlah kalian anak2 yang tertipu promosi STIKOM. y ampyuunn…aku ae ga pake promosi2an dah tau stikom ga gitu bagus…oooppss sori lo..no offense ya.
Ter, km blg semester berapa gitu yg jadwal jd ada yg jam 7 malem…semester 4 ya..? wes lah, gpp, diterima ae, manusia ga isa terima enake tok. Aku ini ae ada lho hari seng paling ga uenak kul e. Mulai jam 7.30 pagi sampe marie jam 19.30 ada kelas pagi banget..trus kelas berikute mulai jam 17.30. parah ga seh itu. Rumahku d sby barat, trus kampusku nyempal d ujung kota situ…jadi aku ga isa pulang pergi 2x hari itu. kita ini ga isa minta orang laen terus2an nyesuaino sama keadaane kita, klo d kampusmu gitu..ya ok sih km mo bilang sucks, tp just take it, km yang harus nyesuaiin mulai skrg..
January 27th, 2007 at 2:09 pm
selamat Anda telah tertipu universitas yang pada awalnya melabekan “canggih dan TOP BGT”. yah… diterima saja dan dijalani dengan baik. kuliah yang bener, banyak baca buku, lakukan kegiatan kampus, kalau berani “didemo” aja. jelaskan baik-baik kepada pihak rektorat. jangan kecewa kuliah dengan minim fasilitas, malah itu akan semakin menempa Anda. TETAP SEMANGAT BELAJAR! X